Waktu engkau masik kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudhu, aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dank au pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirihataupun keras setiap hari
Setelah usai engkau selalu menciumku dengan mesra
Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya engkau sudah tak berminat lagi padaku..
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah??
Dan menurutmu aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanku??
Atau aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja???
Sekarang..aku engkau simpan rapi sekali
Sampai engkau kadang lupa di mana engkau menyimpanku
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadanga kala aku dijadikan maas kawinagar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku dibuat sebagai penangkal hantu dan syetan
Kini…aku banyak tersingkir
Dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci aku engkau pendamkan
Padahal bila malam tiba engaku tahan berjam-jam menonton TV
Waktu luang engkau tahan untuk sekedar nongkrong di mall atau di pinggir jalan
Atau kau gunakan untuk diam di depan komputer
Hanya sekedar membaca berita murahan, dan melihat gambar sampah
Peganglah aku lagi…bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang bersala dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah
Sentuhilah aku kembali…
Baca dan pelajari aku lagi…
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu…dulu sekali…
Saat engakau masih kecil, lugu dan polos…
source : http://www.facebook.com/profile.php?id=1408058150&v=box_3#!/note.php?note_id=149051092755
Wednesday, September 29, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment